12 February, 2018

Budaya Sebagai Identitas Bangsa (Oleh Indra Nugraha)

Budaya Sebagai Identitas Bangsa
Indonesia adalah negeri yang luar biasa, negeri yang kaya akan suku bangsa, bahasa, dan budaya.
Budaya merupakan suatu unsur penting pembentuk identitas suatu kumpulan orang banyak
terlebih suatu bangsa. Kepribadian suatu bangsa akan tercermin melalui budayanya. Secara
etimologi kebudayaan berasal kata “budaya” semantara dalam buku sanseskerta , kata
kebudayaan berasal dari kata “Bodhya” yang berarti akal budi.
Dunia sedang masuk dalam era globalisasi dimana tujuan dari globalisasi adalah menyatukan
penduduk dunia menjadi satu masyarakat dunia yang tunggal. Dengan demikian, di era globalisasi
ini makin terbukanya sekat–sekat pemisah antar suatu negara terhadap negara lainnya.
Terbukanya arus komunikasi dan informasi yang didukung dengan majunya alat–alat komunikasi
yang saat ini sudah mudah didapatkan oleh setiap orang membuat begitu banyak kebudayaan
asing masuk ke indonesia dan semakin membuat posisi kebudayaan indonesia tergeser jauh dari
idealnya.
Khususnya budaya indonesia banyak di dominasi oleh kebudayaan asing, dalam hal ini budaya
barat. Contohnya cara berpakaian khususnya di kalangan anak muda indonesia bahkan makanan
yang di konsumsi sehari-hari anak bangsa pun kebanyakan didominasi oleh kebudayaan barat.
Nilai-nilai nasionalpun mulai luntur dan membuat identitas dari bangsa indonesia makin sulit
dibaca oleh banyak orang. Jika kita tidak mempertahankan budaya kita maka identitas bangsa
kitapun lambat laun akan menjadi pudar bahkan hanya menjadi catatan sejarah saja yang akan
dibaca oleh generasi mendatang.
Banyak kalangan anak muda mengikuti budaya–budaya barat dengan banyak alasan seperti ingin
terlihat cantik, moderen, dll padahal budaya tersebut sangatlah menyalahi budaya indonesia yang terkenal santun dan sopan dalam berpakaian. Ada beberapa faktor penyebab yang membuat hal ini
terjadi di kalangan masyarakat moderen indonesia.
a) Kurangnya kesadaran masyarakat akan nilai-nilai budaya indonesia, dan memilih untuk memilih
mengikuti budaya asing yang terkesan lebih modern, up-to-date, dan praktis. Budaya asing
memang sangatlah mengikuti perkembangan zaman, tetapi banyak juga budaya indonesia yang
dapat dikembangkan dalam koridor norma bangsa indonesia.
b) Pembelajaran budaya di sekolah sangat minim diajarkan. Banyak institusi pendidikan dasar dan
menengah yang sudah menganggap bahwa pembelajaran mengenai budaya lokal sudah tidak
relevan lagi. Padahal pelajaran ini dapat membangun budaya bangsa serta cara beradaptasi
dengan budaya lokal ditengah perkembangan zaman ini.
Lunturnya budaya asli bangsa Indonesia sebagai identitas negara sangat terasa ketika budaya
indonesia terkontaminasi dengan budaya barat, sehingga negara ini kehilangan arah dalam
mengimbangi kemajuan zaman. Lunturnya budaya kecil seperti berpakaian tentu saja membawa
dampak yang besar terhadap budaya-budaya lainnya seperti, jika pada zaman dahulu budaya
hormat-menghormati sangat terlihat antara orang tua dan anak maupun kakak dan adik, hal itu
sudah jarang telihat dikalangan anak muda zaman sekarang.
Orang tua yang tadinya adalah orang yang sangat dihormati oleh anak-anak, zaman sekarang
orang tua sudah menjadi sekedar “teman” bagi anak-anak. Budaya peduli terhadap lingkungan, dan
budaya mematuhi aturan pemerintah pada zaman dahulu terdapat di anak-anak muda, tetapi
zaman sekarang sudah sangat jarang orang-orang yang mencintai lingkungan dan menaati
peraturan pemerintah. Lunturnya kebiasaan tersebut tidak hanya berdampak dalam moral anak
bangsa, tetapi juga berdampak terhadap lingkungan kita. Begitu banyak alam yang tercemar
membuat keindahan Indonesia telah berkurang.
Bukan hanya budaya berpakaian, budaya mencintai lingkungan dan menaati peraturan saja banyak
yang dilanggar, nilai-nilai keagamaanpun mulai luntur. 
Sangat memprihatinkan melihat bangsa kita saat ini, moral masyarakat sudah sangat jauh dari
etika ketimuran bangsa kita. Budaya asli kita yang rapuh dan luntur ini menyebabkan kemelut atau
persoalan bangsa kita semakin kompleks.
Mempertahankan budaya indonesia adalah kewajiban bagi seluruh rakyat indonesia. Jangan
pernah biarkan globalisasi menggeser keberadaan budaya kita sehingga melunturkan nilai-nilai dan
norma-norma bangsa indonesia.
Catatan ;  “Tanpa sebuah budaya, idealisme manusia akan hilang.” 
(Diramu Oleh : Indra Nugraha)

Bagikan

Jangan lewatkan

Budaya Sebagai Identitas Bangsa (Oleh Indra Nugraha)
4/ 5
Oleh